Shalat Tarawih dengan Qunut: Malam Keberapa & Dalil Fiqih

Shalat Tarawih dengan Qunut

Bacalagi Shalat Tarawih merupakan ibadah sunnah yang dilakukan selama bulan Ramadan. Dalam pelaksanaannya, ada sebagian umat Islam yang menambahkan doa Qunut di dalamnya. Lalu, di malam keberapa doa Qunut dibaca saat Tarawih? Apa dalil fiqihnya? Dan bagaimana bacaan doa Qunut yang dianjurkan? Simak penjelasannya di bawah ini.

Malam Keberapa Qunut Dibaca dalam Tarawih?

Dalam praktiknya, sebagian ulama menganjurkan membaca doa Qunut di akhir shalat Tarawih pada malam ke-15 Ramadan hingga akhir bulan. Ini didasarkan pada kebiasaan sebagian ulama madzhab Syafi’i yang menambahkan Qunut di shalat witir setelah pertengahan Ramadan.

Bacaan Lainnya

Dalil Fiqih tentang Qunut dalam Tarawih dan Witir

Ada beberapa pendapat ulama mengenai penggunaan Qunut dalam shalat Witir setelah Tarawih:

  1. Madzhab Syafi’i dan Maliki

    • Dianjurkan membaca Qunut pada shalat Witir setelah pertengahan Ramadan (malam ke-15).
    • Qunut dibaca setelah ruku’ pada rakaat terakhir shalat Witir.
  2. Madzhab Hanafi

    • Doa Qunut dalam shalat Witir dilakukan setiap malam sepanjang tahun, bukan hanya di Ramadan.
    • Qunut dibaca sebelum ruku’ dalam rakaat terakhir Witir.
  3. Madzhab Hanbali

    • Tidak ada anjuran khusus membaca Qunut dalam shalat Witir di Ramadan kecuali dalam keadaan darurat atau musibah besar (Qunut Nazilah).

Dalil yang digunakan antara lain:
Hadis dari Hasan bin Ali – Rasulullah ﷺ mengajarkan doa Qunut Witir:

اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِي فِيمَنْ عَافَيْتَ…
(HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan lainnya)

Pendapat Imam As-Syafi’i dalam Al-Umm yang menyebutkan bahwa Qunut Witir dianjurkan setelah pertengahan Ramadan.

Bacaan Doa Qunut Witir dalam Tarawih

Berikut bacaan doa Qunut Witir yang sering digunakan:

اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِي فِيمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِي فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِي شَرَّ مَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ.

Artinya:
“Ya Allah, berilah aku petunjuk sebagaimana orang yang telah Engkau beri petunjuk, berilah aku kesehatan sebagaimana orang yang telah Engkau beri kesehatan, pimpinlah aku sebagaimana orang yang telah Engkau pimpin, berkahilah aku pada apa yang telah Engkau berikan, lindungilah aku dari keburukan keputusan-Mu. Sesungguhnya Engkaulah yang menetapkan dan tidak ada yang bisa menetapkan atas-Mu. Tidak akan hina orang yang Engkau pimpin, dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Suci Engkau, wahai Tuhan kami, dan Maha Tinggi Engkau.”

Kesimpulan

  • Qunut dalam shalat Witir setelah Tarawih biasanya dilakukan mulai malam ke-15 Ramadan hingga akhir bulan menurut madzhab Syafi’i.
  • Dalil fiqih menunjukkan adanya perbedaan pendapat ulama, tetapi madzhab Syafi’i dan Maliki menganjurkannya.
  • Bacaan doa Qunut Witir telah diajarkan oleh Rasulullah ﷺ dan banyak diamalkan oleh umat Islam di berbagai belahan dunia.

Dengan memahami ini, kita bisa lebih khusyuk dalam beribadah di bulan Ramadan. Semoga bermanfaat!

Pos terkait